Skip to main content
    BACK TO JOURNAL
    Results

    Guncangan Sarrians, Diego Arboleda dan Saya Sakakibara Rajai Kelas Elite Dunia BMX Racing Ronde 2

    2026-06-08/// 2 MIN READ
    Guncangan Sarrians, Diego Arboleda dan Saya Sakakibara Rajai Kelas Elite Dunia BMX Racing Ronde 2

    BMX RACING ID – Persaingan sengit para pembalap sepeda ekstrem terbaik dunia kembali memanas pada putaran final seri ke-2 UCI BMX Racing World Cup di Sarrians, Prancis. Menyajikan duel-duel penuh […]

    BMX RACING ID – Persaingan sengit para pembalap sepeda ekstrem terbaik dunia kembali memanas pada putaran final seri ke-2 UCI BMX Racing World Cup di Sarrians, Prancis. Menyajikan duel-duel penuh drama berkecepatan tinggi, Ronde 2 kali ini memunculkan dominasi mutlak dari tuan rumah di kelas U23 hingga kejutan besar di kelas utama Elite.

    Pada sektor bergengsi Men Elite, pembalap asal Kolombia, Diego Alejandro Arboleda Ospina, sukses merebut podium tertinggi setelah mencatatkan waktu tercepat 31.310 detik.

    Ia berhasil meredam kepungan ketat pembalap tuan rumah Prancis, Eddy Clerte, yang harus puas menjadi runner-up dengan selisih sangat tipis di angka 31.563 detik.

    Tempat ketiga dihuni oleh pembalap andalan Amerika Serikat, Cameron Wood, dengan torehan waktu tajam 31.671 detik.

    Beralih ke sektor Women Elite, rider tangguh Australia, Saya Sakakibara, tampil luar biasa perkasa di lintasan Sarrians. Sakakibara sukses mengamankan medali emas dengan catatan waktu meyakinkan 33.770 detik.

    Ia sukses mengangkangi juara babak sebelumnya asal Kanada, Molly Simpson, yang finis di posisi kedua dengan waktu 34.607 detik. Sementara posisi ketiga ditempati pembalap Belanda, Michelle Wissing, dengan raihan waktu 34.786 detik.

    Kejutan Besar di Men Under 23

    Kejutan luar biasa dan pembuktian total terjadi pada kelas Men Under 23 (U-23). Skuad muda Prancis sukses mencetak sejarah besar dengan menyapu bersih seluruh podium juara di hadapan publik mereka sendiri.

    Clément Rocherieux keluar sebagai yang tercepat dan mengamankan medali emas setelah menembus waktu 31.481 detik. Ia dibuntuti ketat oleh rekan senegaranya, Leo Le Bougeant, di posisi kedua dengan waktu 31.717 detik, serta Mathis Jacquet di tempat ketiga dengan catatan waktu 31.914 detik.

    Sementara itu, persaingan ketat juga terjadi di sektor Women Under 23 (U-23) yang memunculkan nama pembalap asal Belanda, Renske Van Santvoort, sebagai juara baru.

    Van Santvoort tampil tanpa cela dan menyentuh garis finis pertama dengan catatan waktu 35.032 detik. Ia berhasil menahan gempuran wakil tuan rumah, Laura Mougey, yang berada di peringkat kedua dengan waktu 35.440 detik.

    Juara putaran pertama asal Britania Raya, Freia Challis, kali ini harus puas mengamankan podium ketiga setelah mencatatkan waktu 35.663 detik.

    Ronde 2 di Sarrians ini menegaskan bahwa persaingan menuju takhta juara dunia UCI BMX Racing kian sengit dan sulit ditebak, di mana setiap milidetik di atas lintasan menjadi penentu utama gelar juara.***