Skip to main content
    BACK TO JOURNAL
    Results

    Mengamuk di Sarrians, Ini Kata Ratu BMX Dunia Saya Sakakibara Setelah Jadi Juara Putaran 2 World Cup

    2026-06-08/// 2 MIN READ
    Mengamuk di Sarrians, Ini Kata Ratu BMX Dunia Saya Sakakibara Setelah Jadi Juara Putaran 2 World Cup

    BMX RACING ID – Saya Sakakibara memulai misi mempertahankan gelar juara UCI BMX Racing World Cup dengan sangat tangguh di Prancis. Ia sukses memenangi Putaran 2 pada Minggu (7/6) setelah […]

    BMX RACING ID – Saya Sakakibara memulai misi mempertahankan gelar juara UCI BMX Racing World Cup dengan sangat tangguh di Prancis. Ia sukses memenangi Putaran 2 pada Minggu (7/6) setelah sebelumnya finis di peringkat ketiga pada putaran pembuka.

    Dalam laga final Putaran 2, bintang ARA Australian Cycling Team berusia 26 tahun ini langsung melesat mengambil posisi terdepan ( holeshot ) dari gerbang pertama Sarrians. Ia melaju cepat meninggalkan rombongan pengejar yang dipimpin oleh pemenang Putaran 1, Molly Simpson (Kanada), untuk mengunci kemenangan meyakinkan dengan selisih 0,837 detik.

    Sang juara Olimpiade ini juga mencatatkan waktu lap wanita tercepat sepanjang akhir pekan tersebut sekaligus mengklaim kemenangan elite World Cup ke-13 dalam kariernya.

    “Kemenangan ini menjadi modal berharga saya untuk mengarungi musim ini,” ujar Sakakibara.

    “Memasuki musim baru, Anda tidak pernah benar-benar tahu apakah segala yang Anda persiapkan akan berhasil atau tidak.”

    “Kemarin, saya berhasil mendapatkan lap tercepat, dan saya tahu bahwa saya memiliki kemampuan di dalam diri saya untuk mengamankan kemenangan ini.”

    “Ada begitu banyak pembalap hebat di gerbang start hari ini, dan yang harus saya lakukan hanyalah percaya pada diri sendiri, dan saya berhasil melakukannya.”

    “Karena trek lurus pertamanya sangat pendek, sangat penting untuk bisa benar-benar keluar di posisi terdepan. Itulah mengapa Molly (Simpson) tampil sangat baik kemarin, dan saya tahu saya berada di sisi dalamnya kali ini. Saya tahu jika saya melakukan start terbaik, setidaknya saya akan menyamai kecepatannya saat turun bukit, dan balapan akan ditentukan dari sana.”

    Juara umum World Cup tiga kali beruntun ini selanjutnya akan bertolak ke putaran ketiga dan keempat akhir pekan depan di Papendal. Saat ini, ia berada di peringkat kedua klasemen poin di bawah Simpson.

    Balapan ganda di Belanda tersebut akan menjadi ajang World Cup terakhir sebelum Sakakibara mengalihkan fokusnya ke hadapan publik sendiri dalam ajang UCI BMX Racing World Championships 2026 di Brisbane.

    “Saya rasa Kejuaraan Dunia di rumah sendiri mungkin sama besarnya dengan Olimpiade. Waktunya juga sangat tepat, dua tahun setelah Olimpiade, dan akan terasa sangat spesial bisa berkompetisi di Kejuaraan Dunia di tanah kelahiran sendiri dengan dukungan penonton tuan rumah,” tuturnya.

    “Saya bisa melihat betapa luar biasanya dukungan di sini untuk pembalap Prancis, Axelle (Étienne) di gerbang start. Saya sempat tersenyum untuknya karena penonton di sini benar-benar sangat luar biasa.”