• Shop
  • About
  • Contact

Mimpi Olimpiade dari Hackney: Kisah Tiga Bersaudara Millar Menaklukkan Lintasan BMX Racing

blank
Tiga bersaudara Millar mendapat dukungan penuh kedua orang tua mereka. Foto: Better.org.uk/BBC


HACKNEY, INGGRIS
– Tiga bersaudara berbakat dari Hackney, Inggris, mulai mencatatkan nama mereka di dunia BMX, dengan persiapan menghadapi kompetisi tingkat atas setahun ke depan.

Thomas Millar (17 tahun) akan berpartisipasi dalam Kejuaraan Dunia tahun ini di Brisbane. Sementara itu, Katie Millar (14 tahun) dan Phoebe Millar (10 tahun) memasuki musim ini sebagai juara nasional bertahan di kelompok usia masing-masing.

“Saya menyukai komunitasnya, ini adalah olahraga komunitas yang hebat. Saya menyukai adrenalin dan disiplin dalam berlatih untuk terus berkembang,” kata si sulung Millar, dikutip dari BBC.

Keluarga tersebut baru-baru ini menerima beasiswa dari penyedia sarana rekreasi, Greenwich Leisure Limited (GLL), untuk mendukung perkembangan mereka, termasuk membantu biaya sesi latihan di pusat kebugaran dan pelatihan.

blank
Thomas Millar (tengah) bersama kedua adiknya, Katie Millar (kiri) dan Phoebe Millar (kanan). Foto: Better.org.uk/BBC

‘Dari Latar Belakang Biasa Menjadi Pahlawan Olimpiade’

Tiga bersaudara ini berlatih setiap hari Selasa di Lee Valley VeloPark di Stratford, London Timur—lokasi yang digunakan untuk ajang BMX pada Olimpiade London 2012.

Balap BMX sendiri baru menjadi cabang olahraga Olimpiade pada tahun 2008 dan sejak itu mengalami lonjakan popularitas yang luar biasa.

Tim Britania Raya (Team GB) meraih medali pertama mereka di disiplin ini pada Olimpiade Tokyo 2021, saat Kye White dari Peckham memenangkan perak dan Beth Shriever dari Essex meraih emas.

Julian Allen, seorang pelatih di lintasan tersebut, mengatakan: “Jejak ini persis di mana lintasan Olimpiade dulu berada. Saya bisa melihat perkembangan dan potensi bagi anak-anak dari latar belakang biasa untuk maju dan menjadi pahlawan Olimpiade.”

blank
Tiga bersaudar yang sangat kompak di trek BMX Racing. Foto: Better.org.uk/BBC

Kakak beradik ini sangat suportif satu sama lain dan saling membantu dalam belajar. Thomas mengaku sangat bangga dengan kedua adik perempuannya. Sang ibu, Alex, dan ayah, Andy, menggambarkan ketiganya sebagai “anak-anak yang kuat, percaya diri, dan tangguh,” yang mereka atribusikan kepada olahraga tersebut.

“Saya rasa olahraga ini benar-benar mendidik mereka,” ujar Alex. “Anda tahu sendiri, saat Anda jatuh, Anda bangkit kembali. Itulah yang Anda lakukan saat mengendarai sepeda.”

“Saat sedang balapan, saya benar-benar fokus sepenuhnya, saya tidak memikirkan hal lain, tetapi saat saya melompat—rasanya sangat menyenangkan,” kata Katie, Katie, yang menduduki peringkat ketujuh dalam Kejuaraan Eropa UEC 2023 sebelum berkompetisi untuk Team GB di Kopenhagen pada tahun 2025.

Phoebe, yang meraih posisi ketiga dan pertama di putaran ketiga dan keempat pada Piala Eropa 2025 serta membalap untuk Team GB di Kejuaraan Dunia 2025 di Kopenhagen, mulai mengendarai BMX sekitar usia dua tahun—namun ia sudah mengunjungi lintasan balap saat baru berusia empat hari.

“Saya senang mengikuti kakak-kakak saya di lintasan, ke sekolah, ke mana saja,” kata Phoebe.

Ia menambahkan bahwa kakak laki-laki dan perempuannya telah mengajarkannya bahwa, “Saya bisa mencapai apa pun yang saya tekuni jika saya melakukannya dengan sungguh-sungguh.”***

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *